PANGKALPINANG, Targetteropong.com – JUM’AT 25/07/2026. Aksi pengeroyokan terhadap Reno warga Air Itam yang berprofesi sebagai penjual kue keliling di kawasan tambang Tanjung Bunga, Kota Pangkalpinang mengundang kecaman.
Ketua Front Jaga Babel (FJB) Kota Pangkalpinang, Adi, mendesak Polres Pangkalpinang segera menangkap para pelaku yang diduga merupakan pekerja CV Boba.
“Kami mengutuk keras! Seorang warga sipil dikeroyok puluhan orang sampai babak belur. Ini sudah bukan premanisme biasa. Polres harus tunjukkan taringnya,” tegas Adi.
*Diduga Kuat Libatkan Pekerja CV Boba Milik Bos Ale*
Berdasarkan informasi yang beredar di media online, para terduga pelaku berjumlah sekitar 10 orang dan bekerja di *CV Boba yang diurus oleh Bos Ale*, warga Air Itam.
Bahkan dalam pemberitaan tersebut disertai foto yang diduga para pelaku saat kejadian.”Datanya sudah ada, fotonya sudah ada. Masa nunggu korban buat LP dulu? Kalau aparat serius, hari ini juga bisa ditangkap,” lanjut Adi.
*Korban Luka dan Dirawat*
Peristiwa itu terjadi di lokasi aktivitas tambang timah Tanjung Bunga, Kelurahan Air Itam, Kecamatan Bukit Intan. Akibat pengeroyokan, Reno mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis.
Hingga kini motif pengeroyokan belum jelas. Namun warga menduga ada unsur arogansi dan intimidasi dari sekelompok pekerja tambang terhadap pedagang kecil.
#### *Desak Panggil Pimpinan CV Boba*
Adi meminta aparat hukum tidak tebang pilih. Ia mendesak 3 langkah cepat:
1. *Memanggil dan memeriksa pimpinan CV Boba*
2. *Mengamankan seluruh terduga pelaku*
3. *Memproses hukum sesuai UU yang berlaku*
“Jangan sampai hukum kalah sama banyaknya orang dan punya bos. Kami akan kawal kasus ini sampai tuntas,” pungkasnya.
Target Teropong masih berupaya mengkonfirmasi pihak *CV Boba dan Bos Ale* terkait tudingan ini. Redaksi membuka ruang hak jawab sesuai *UU Pers No. 40/1999*.
(***)












